jpnn.com, SEMARANG - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) memperkuat langkah strategis pengembangan SDM transportasi melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) dalam rangka implementasi pola pembibitan taruna Kementerian Perhubungan.
Skema ini dirancang untuk mencetak SDM transportasi unggul berbasis daerah yang nantinya kembali mengabdi dan mengelola sistem transportasi di wilayah masing-masing.

Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan antara BPSDMP dengan sejumlah mitra strategis, yakni Universitas Diponegoro, Pemerintah Kota Cirebon, Pemerintah Kota Salatiga, Pemerintah Kota Madiun, Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Kabupaten Tebo, Pemerintah Kabupaten Natuna, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kerja sama pengembangan SDM transportasi juga diperkuat melalui PKS dengan Universitas Negeri Yogyakarta.

Rangkaian kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan Wisuda ke-102 Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang yang mengusung tema 'Empowering Maritime Excellence: Safety, Efficiency, and Sustainability' dan dipimpin langsung Wakil Menteri Perhubungan Suntana selaku inspektur upacara.





















































