Soal Wacana Tarif PPnBM Kendaraan Niaga, Pemerintah Minta Industri Lakukan Ini

3 hours ago 18

Soal Wacana Tarif PPnBM Kendaraan Niaga, Pemerintah Minta Industri Lakukan Ini

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

SPG (Sales Promotion Girl berpose) pada GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle (GIICOMVEC). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah mulai mengarahkan industri otomotif untuk lebih proaktif menyusun arah kebijakan fiskal ke depan.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) segera menyiapkan usulan konkret terkait skema Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), khususnya untuk kendaraan niaga.

Dorongan itu disampaikan Koordinator Direktorat Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Andi Komara, saat acara Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Menurutnya, momentum revisi regulasi pada 2031 harus dimanfaatkan sejak sekarang.

Dia menekankan pentingnya kesiapan industri dalam menyusun kajian hingga simulasi kebijakan.

Dengan begitu, saat Kementerian Keuangan mulai membahas revisi aturan PPnBM, pelaku industri sudah memiliki proposal matang yang bisa langsung dipertimbangkan.

“Kalau industrinya sudah siap, arah kebijakan pajaknya juga bisa lebih selaras dengan kebutuhan penguatan sektor dalam negeri,” ujarnya.

Salah satu wacana yang mulai mengemuka adalah penyesuaian tarif PPnBM untuk kendaraan niaga, terutama dengan membedakan perlakuan antara produk lokal dan impor.

Pemerintah mulai mengarahkan industri otomotif untuk lebih proaktif menyusun arah kebijakan fiskal ke depan, terutama soal tarif PPnBM kendaraan niaga

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |