kaltim.jpnn.com, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggandeng perbankan dan PT Taspen mengenalkan usaha bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun.
Tujuannya agar mereka siap terjun di dunia usaha agar tetap aktif dan berkarya setelah purnabakti.
"Ada sekitar 600 ASN Kukar yang akan memasuki masa pensiun tahun ini, sehingga mereka perlu mendapat pengenalan usaha dan strategi dalam berwirausaha," kata Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kukar Arianto, Sabtu (14/2).

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kukar, Arianto. Foto: M Ghofar/Antara
Mereka mendapat sosialisasi kewirausahaan, pemberkasan pengurusan pensiun, dan pengenalan aplikasi mobile pada Kamis (12/2).
Dari 600 ASN yang akan pensiun tahun ini, tidak semuanya bisa mendapat pengenalan usaha dan mengikuti sosialisasi, sehingga dalam kegiatan tersebut hanya diikuti 135 orang.
Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa kali, disesuaikan dengan jumlah ASN yang segera memasuki batas usia pensiun (BUP).
"Dalam data yang kami punya memang ada sekira 600 orang memasuki BUP, jadi sosialisasinya dilakukan bertahap, dimulai dari 135 orang. Nanti akan kami sesuaikan, siapa yang duluan akan pensiun, itulah yang diundang mengikuti sosialisasi dan pengenalan usaha," terangnya.

















































