jpnn.com, NUSA TENGGARA TIMUR - DBS Foundation mengucurkan dana senilai SGD 3,51 juta atau setara USD 2,7 juta untuk mendukung program peningkatan gizi dan pendidikan anak di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Program terpadu ini dijalankan melalui kemitraan strategis bersama Unicef Indonesia selama dua tahun ke depan.
Inisiatif tersebut secara khusus menyasar anak-anak usia 4 hingga 12 tahun di sejumlah pusat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan sekolah dasar.
Fokus utamanya, meningkatkan kesejahteraan anak melalui pendekatan holistik yang menggabungkan aspek kesehatan dan pembelajaran.
Chief of Education Unicef Indonesia, Katheryn Bennett mengungkapkan program akan menjangkau sedikitnya 5.270 penerima manfaat langsung melalui dukungan konkret sekaligus penguatan sistem.
Sasaran mencakup anak-anak, para orang tua, pengasuh, guru, hingga kepala sekolah di wilayah tersebut.
“Setiap anak berhak memperoleh awal kehidupan terbaik,” ujar Katheryn di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (25/2).
Adapaun pemilihan lokasi di NTT didasari pada tantangan berkelanjutan yang memengaruhi gizi dan pendidikan anak-anak di daerah tersebut.




















































