jatim.jpnn.com, BLITAR - Warga Kota Blitar digegerkan dengan penemuan sebuah bom udara aktif di aliran Sungai Jalan Manggar, Kecamatan Sukorejo, Rabu (8/7).
Temuan tersebut segera dilaporkan ke Polres Blitar Kota dan setelah dilakukan pengecekan, benda mencurigakan itu dipastikan merupakan bom udara.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jawa Timur untuk melakukan identifikasi dan evakuasi.
"Terkait benda yang dicurigai tersebut, kami sudah meminta bantuan Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan jenis benda tersebut,” kata Kalfaris, Jumat (10/7).
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Bom berada di dasar sungai dan tertutup batu berukuran besar sehingga tim gabungan harus menggunakan rantai serta alat derek milik BPBD Kota Blitar untuk mengangkat batu tersebut.
Setelah berhasil dievakuasi, bom diketahui memiliki panjang sekitar 1,5 meter, berdiameter 25–30 sentimeter, dengan berat diperkirakan mencapai 50 hingga 100 kilogram.
"Tim berhasil mengangkat benda tersebut yang ternyata memang merupakan bom udara atau aircraft bomb,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan Tim Jibom menunjukkan bahwa meski bagian luar bom telah dipenuhi karat akibat lama terendam air, bahan peledak di dalamnya masih aktif sehingga membutuhkan penanganan khusus.


















































