bali.jpnn.com, SOLO -
Kekalahan telak Bali United dari tuan rumah Persis Solo pada laga terakhir pekan ke-25 Super League 2025-2026 memicu kemarahan suporter.
Mereka tak puas dengan kinerja pemain Bali United yang terlihat kebingungan saat berada di dalam lapangan menghadapi tim penghuni zona degradasi.
Yang menarik, pemain Bali United rupanya menyadari ada yang salah dengan permainan mereka sendiri saat dibungkam Persis Solo 0 – 3.
“Kami masih kurang konsisten musim ini.
Kami pekan lalu berhasil menang (dari Arema FC), tetapi pekan ini kembali kalah (dari Persis Solo),” ujar gelandang asing Bali United Tim Receveur dilansir dari laman klub.
Yang jelas, mantan pemain klub Eredivisie, Almere City, ini kecewa dengan performa timnya yang tidak sesuai dengan apa yang direncanakan saat latihan.
Padahal, sebelum laga, pemain dan tim pelatih telah mempelajari dan menganalisis kekuatan dan kelemahan Persis.
Namun, apa yang sudah dipersiapkan selama latihan tidak berjalan dengan sesuai rencana awal.















.jpeg)

































