jatim.jpnn.com, SURABAYA - PDI Perjuangan Surabaya mulai memanaskan mesin partai untuk menghadapi Pemilu 2029.
Lewat Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PAC se-Kota Surabaya di Grand Empire Palace, Minggu (10/5), partai berlambang banteng itu menegaskan fokus regenerasi kader dengan melibatkan lebih banyak anak muda dalam struktur kepengurusan.
PDIP Surabaya membidik minimal 15 kursi DPRD Kota Surabaya pada Pemilu 2029, setelah pada Pemilu 2024 hanya meraih 11 kursi.
Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Deni Wicaksono mengatakan Surabaya sebagai kandang banteng harus kembali menjadi basis kekuatan utama PDIP. Menurutnya, hasil Pemilu 2024 menjadi evaluasi serius bagi partai.
“Surabaya kategori kuat, tetapi kursinya masih jauh dari harapan. Ini tantangan besar karena Surabaya adalah tempat lahir Bung Karno. Surabaya harus nomor satu,” kata Deni.
Untuk mengejar target tersebut, DPD PDIP Jawa Timur mewajibkan regenerasi kader di tingkat PAC. Minimal 20 persen pengurus PAC harus diisi kader berusia di bawah 35 tahun.
“Tahun 2029 pemilih Gen Z hampir 60 persen. Kalau tidak memberi ruang anak muda, kita akan tertinggal,” tegasnya.
Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji juga menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh partai. Dia menyebut restrukturisasi kepengurusan PAC merupakan bagian dari konsolidasi lima tahunan partai.



















































