jakarta.jpnn.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung memberantas mafia haji dan umrah.
Aminullah mengatakan maraknya kasus penipuan dan penyalahgunaan wewenang dalam penyelenggaraan haji dan umrah merupakan masalah serius yang memerlukan respons cepat dan terukur dari penegak hukum.
“Praktik mafia haji dan umrah bukan semata urusan penipuan finansial. Ini pelanggaran hukum berat karena merampas harapan umat yang menabung bertahun-tahun untuk beribadah,” ucap Aminullah di Jakarta, Senin (1/12/2025)
Aminullah menjelaskan penindakan tidak boleh berhenti terhadap pelaku lapangan atau agen perjalanan yang memanipulasi layanan.
Dia meminta lembaga penegak hukum mengusut secara menyeluruh rantai keterlibatan pihak-pihak yang diduga memfasilitasi atau mengambil keuntungan.
“KPK dan Kejagung harus berani menelusuri aliran kepentingan dari hulu ke hilir. Jika ada oknum pejabat yang terlibat, proses tanpa pandang bulu,” ujar Aminullah
Aminullah menilai publik membutuhkan langkah yang konsisten dan transparan untuk mengembalikan kepercayaan terhadap penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, terutama di tengah meningkatnya laporan jemaah yang dirugikan biro perjalanan tidak resmi.
Aminullah menyebut pembenahan sistem tidak hanya menyangkut aspek regulasi, tetapi juga integritas aparat dan transparansi birokrasi.



















































