jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) menegaskan komitmen kuat untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah.
Termasuk ASR yang berkomitmen memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal ini ASR katakan untuk menjawab, kritik, dan saran dari fraksi-fraksi DPRD Sultra selama pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
“Kami menyambut baik seluruh masukan dari fraksi-fraksi DPRD sebagai bahan evaluasi, guna meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah agar lebih akuntabel dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar ASR dalam keterangannya, Rabu (15/7).
ASR juga mengaku pihaknya telah menyiapkan enam langkah strategis pengelolaan keuangan daerah.
Prioritas utamanya meliputi optimalisasi PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sinergi antarlembaga.
Kemudian penegakan hukum terhadap wajib pajak, percepatan tindak lanjut rekomendasi BPK RI, serta perbaikan tata kelola aset daerah.
Salah satu isu yang mendapat perhatian serius adalah rendahnya realisasi pajak kendaraan bermotor yang baru mencapai 76,32 persen atau Rp 193,6 miliar.






















































