jabar.jpnn.com, KABUPATEN BEKASI - Sebanyak 72.101 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melalui Jalur Pantai Utara (Pantura) pada H-6 Idulfitri 1447 Hijriah atau Minggu (15/3/2026).
Data tersebut diperoleh dari pemantauan posko pengamanan mudik di titik perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi, Komisaris Polisi Sugihartono, mengatakan jumlah kendaraan yang melintas menuju arah Cikampek mengalami lonjakan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
“Lonjakan kendaraan mencapai 112 persen dari hari sebelumnya. Ini merupakan hari terakhir puncak arus mudik gelombang pertama,” kata Sugihartono di Cikarang, Senin.
Ia menjelaskan kendaraan roda dua masih mendominasi arus mudik yang melintasi Jalur Jalur Pantura dengan tujuan sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Dari total 72.101 kendaraan yang tercatat melintas, sebanyak 55.494 unit merupakan sepeda motor. Selain itu, terdapat 14.285 mobil pribadi, 211 bus, serta 2.111 unit kendaraan truk.
Sugihartono mengatakan lonjakan kendaraan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak akhir pekan lalu. Namun, puncak arus mudik gelombang pertama terjadi pada Sabtu dan Minggu.
Sebagai perbandingan, pada H-7 Lebaran jumlah kendaraan yang melintas menuju Cikampek melalui Pospam Kedungwaringin meningkat sekitar 31 persen pada periode pukul 00.00 hingga 12.00 WIB.


















































