Harga Plastik Naik 50 Persen, Disperindag Jatim Ungkap Penyebab dan Dampaknya

1 day ago 16

Senin, 13 April 2026 – 17:02 WIB

Harga Plastik Naik 50 Persen, Disperindag Jatim Ungkap Penyebab dan Dampaknya - JPNN.com Jatim

Salah satu pedagang plastik di Pasar Pucang Anom Mimin (65) saat melayani pembeli, Kamis (2/4). Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur mengungkap penyebab lonjakan harga plastik yang terjadi belakangan ini.

Kenaikan harga dipicu mahalnya bahan baku hingga terganggunya rantai pasok global. Dampaknya sudah dirasakan pelaku industri, baik skala besar maupun kecil di Jawa Timur.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Disperindag Jatim Erivina Lucky Kristian mengatakan harga biji plastik kini menembus Rp30.000 per kilogram atau naik hingga 50 persen.

“Kenaikan ini tidak lepas dari lonjakan harga minyak mentah Brent sebagai bahan dasar. Dari sebelumnya sekitar US$67 per barel, kini sudah di atas US$98 per barel, bahkan sempat menyentuh US$115 per barel,” kata Erivina.

Dia menyebut harga minyak mentah Brent naik dari sekitar US$67 per barel menjadi di atas US$98, bahkan sempat menyentuh US$115 per barel. Tak hanya itu, harga bahan plastik jenis polipropilena (PP) juga melonjak hingga 24 persen.

Akibatnya, harga plastik di tingkat pedagang di Surabaya naik 30 hingga 70 persen, tergantung jenisnya. Sejumlah jenis plastik bahkan mulai langka di pasaran.

“Beberapa jenis plastik bahkan mulai sulit ditemukan di pasaran. Yang paling terdampak di antaranya plastik jenis PP, HD, dan PE, termasuk gelas cup, lid, tas kresek, hingga plastik kemasan berbagai ukuran,” bebernya.

Data Geographical Industry Information System mencatat terdapat 427 industri plastik di Jawa Timur. Sebanyak 298 di antaranya merupakan IKM/UKM, sedangkan 129 lainnya industri besar.

Harga plastik naik hingga 50 persen akibat mahalnya bahan baku dan gangguan global. Disperindag Jatim ungkap penyebabnya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |