jatim.jpnn.com, PONOROGO - Jembatan Bailey Depok di Dukuh Masaran, Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, runtuh akibat tergerus aliran sungai saat hujan deras, Kamis (6/2) dini hari. Akibatnya, akses antardesa terputus total.
Kepala Desa Nambak Tugimin mengatakan peristiwa runtuhnya jembatan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB setelah fondasi jembatan tidak mampu menahan derasnya arus sungai.
“Fondasi jembatan sudah lama tergerus. Selain itu, ada tumpukan dapuran bambu yang tersangkut di bawah jembatan sehingga menambah tekanan arus,” kata Tugimin.
Akibat kejadian tersebut, dua warga yang sedang melintas terperosok ke sungai. Keduanya selamat, namun mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Tugimin menjelaskan, jembatan Bailey tersebut merupakan jembatan darurat yang dibangun setelah jembatan permanen di lokasi yang sama rusak akibat banjir besar pada 2019.
“Jembatan Bailey ini juga sempat rusak pada 2022 di sisi selatan dan sudah diperbaiki. Kali ini justru bagian utara yang runtuh,” ujarnya.
Runtuhnya jembatan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Akses penghubung antara Desa Nambak dengan Desa Bekare dan Koripan tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Warga terpaksa memutar dengan jarak tempuh lebih dari lima kilometer untuk menuju desa tetangga, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat terganggu.

















































