jakarta.jpnn.com - Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) menunjukkan kepeduliannya saat merayakan ulang tahun ke-85.
PP GPA menggelar tasyakuran, munajat, dan doa bersama untuk para korban di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Minggu 11/1).
Dengan tema Semangat Pemuda Progresif, Pilar Indonesia Emas 2045, GPA tidak hanya merenungkan bencana, tetapi juga meneguhkan empati dan menatap masa depan dengan optimisme.
Bantuan pemulihan bagi korban banjir pun segera disalurkan. Ketua Umum Pimpinan Pusat GPA Aminullah Siagian menyampaikan rasa duka yang mendalam terhadap para korban bencana.
"Kami merasakan penderitaan saudara-saudara kita. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan. Dalam waktu dekat kami akan laksanakan Baksos Pemulihan untuk saudara kita di Pulau Sumatra," ujarnya.
Menurut Amin, kehadiran Wadir Sosbud Baintelkam Mabes Polri Dali Ahmad Mutiara yang mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi bukti eratnya kolaborasi antara GPA dan Polri.
"Polri adalah sahabat GP Al Washliyah dan kami berkomitmen untuk terus bekerja sama," tegas Aminullah.
Dalam pidatonya yang bawakan oleh Kombes Dali, Kapolri menyampaikan apresiasi atas dedikasi GP Al Washliyah selama 85 tahun membangun bangsa.



















































