jpnn.com, BALI - INDODAX meresmikan perluasan kantor operasional dan jangkauan layanannya di Bali pada Rabu (22/4).
CEO INDODAX, William Sutanto mengatakan langkah ini juga mencerminkan pertumbuhan bisnis yang terus berjalan serta kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas operasional guna menjawab perkembangan industri dan kebutuhan pengguna yang semakin luas.
William menyampaikan Bali memiliki peran penting dalam perjalanan awal perusahaan, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun akses aset kripto bagi masyarakat Indonesia.
“Bali bukan sekadar lokasi ekspansi bagi INDODAX. Bali adalah tempat cikal bakal lahirnya industri kripto di Indonesia dua belas tahun lalu, sekaligus epicentrum awal pertumbuhan inovasi kripto nasional. Dari Bali, ekosistem ini mulai tumbuh, berkembang, dan terus bergerak hingga menjadi sebesar ini,” ujar William.
"Karena itu, peresmian kantor ini bukan hanya soal penambahan kapasitas, tetapi juga wujud komitmen kami untuk melanjutkan sejarah tersebut dan mendorong industri kripto Indonesia tumbuh semakin kuat dan sehat," imbuhnya.
William menambahkan pertumbuhan industri kripto perlu diiringi dengan pemahaman yang baik dan mendalam dari masyarakat, guna memastikan proses adopsi di Indonesia tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga sehat dan teredukasi.
Selain fungsi operasional, INDODAX juga memanfaatkan kantor ini untuk memperkuat interaksi langsung dengan pengguna melalui layanan customer support yang lebih responsif, baik secara offline maupun online.
Kantor ini juga difungsikan sebagai ruang kolaborasi dan edukasi bagi komunitas kripto di Bali, dengan fasilitas seperti ruang diskusi dan workshop guna mendorong pemahaman yang lebih komprehensif terhadap aset kripto dan teknologi blockchain.





















































