jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ikatan Perempuan Indonesia Peduli (IPIP) menyalurkan santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim piatu dalam momentum Ramadan. Kegiatan sosial tersebut digelar di Livin Land Mandiri, Surabaya, Senin (9/3).
Setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp675 ribu. Nilai tersebut terdiri dari paket sembako Rp200 ribu, santunan tunai Rp200 ribu dari IPIP dan para donatur, zakat Rp200 ribu dari anggota IPIP Ning Titin, serta kupon makan dan minum senilai Rp75 ribu.
Ketua IPIP Asrilia Kurniati mengatakan dalam kegiatan kali ini pihaknya secara khusus menyasar kelompok masyarakat yang selama ini jarang mendapatkan perhatian.
Peserta penerima santunan terdiri dari marbot masjid, guru ngaji, penggali kubur hingga pengumpul sampah.
“Peserta penerima santunan ada marbot, bapak ibu guru ngaji, penggali kubur sampai pengumpul sampah. Totalnya sekitar 200 orang,” kata Asrilia.
Dia menjelaskan jumlah penerima sengaja dibatasi agar bantuan yang diberikan bisa lebih maksimal, baik berupa sembako maupun uang tunai.
“Kenapa tidak banyak karena kami ingin mereka menerima bantuan yang lebih layak, baik sembako maupun uang tunai. Alhamdulillah kegiatan ini juga didukung oleh Mandiri,” ujarnya.
Menurut Asrilia, IPIP sebelumnya juga pernah menyalurkan santunan kepada ribuan dhuafa dan ratusan anak yatim piatu. Namun, tahun ini pihaknya ingin lebih fokus pada profesi yang jarang tersentuh bantuan sosial.

















































