jateng.jpnn.com, GROBOGAN - Hingga saat ini, Rabu (18/2), Jalan Semarang-Purwodadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah belum bisa dilalui.
Jalan provinsi itu putus total setelah terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang pada Selasa (17/2).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro mengatakan penanganan darurat dilakukan dengan menguruk dan memasang gorong-gorong baja pipa aramco agar jalur bisa segera difungsikan kembali.
“Untuk sementara jalur tidak bisa dilewati sama sekali karena ada tiga segmen beton yang hilang. Kami kirim pipa aramco dari Pati ke lokasi,” ujarnya kepada JPNN.com, Rabu (28/2).
Dalam kerja ini, pihaknya berkolaborasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang akan fokus pada perbaikan tanggul.
“Teman-teman dari BPWS Pemali Juana akan menyelesaikan tanggulnya. Kami akan menangani ruas jalan provinsi karena jalur ini sangat vital untuk mobilitas orang dan distribusi barang,” katanya.
Pemulihan tanggul ditargetkan selesai sekitar tiga hari ditambah perbaikan jalan dengan waktu yang sama. Menurutnya, estimasi waktu yang dibutuhkan sekitar satu pekan.
“Kalau tanggul belum diperbaiki, kami juga tidak bisa mulai pekerjaan jalan. Harapannya, begitu tanggul mulai ditangani, kami bergerak mempermanenkan jalan,” ujar Henggar.















































