jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan Banyuwangi mengevakuasi seorang pendaki yang terpeleset dan mengalami patah tulang pada kaki kirinya saat mendaki di Gunung Rante, kawasan Gunung Ijen, Selasa.
Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa mengatakan, operasi evakuasi tersebut melibatkan tim SAR gabungan dari Satgas Gunung Rante, Damkar Banyuwangi, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Licin, BKSDA Ijen, serta masyarakat setempat.
"Evakuasi terhadap pendaki Ahmad Saoqilah (20) warga Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, ini dilaksanakan dengan cepat dan tepat oleh tim SAR gabungan," kata Oka Astawa, Selasa.
Dia menjelaskan setelah Kantor SAR Banyuwangi menerima laporan adanya pendaki yang terpeleset dan membutuhkan pertolongan, tim segera bergerak menuju lokasi kejadian di kawasan Gunung Ijen.
Setibanya di lokasi, tim SAR langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan proses evakuasi di medan yang cukup terjal.
"Pendaki dievakuasi dalam keadaan selamat pada pukul 16.15 WIB dan setelah mendapatkan penanganan medis dasar di lokasi," ujarnya.
Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut
Oka mengimbau para pendaki agar selalu mengutamakan keselamatan dengan mempersiapkan kondisi fisik serta perlengkapan pendakian secara matang sebelum melakukan aktivitas di gunung. (antara/mcr12/jpnn)















































