jateng.jpnn.com, KUDUS - Banjir menggenangi Jalur Pantura Semarang-Surabaya di kawasan Jembatan Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (12/1).
Genangan air setinggi sekitar 40 sentimeter menyebabkan arus lalu lintas di jalan nasional tersebut lumpuh sementara.
Informasi yang dihimpun JPNN.com, hanya kendaraan tertentu yang dapat melintasi genangan.
Sejumlah sepeda motor dilaporkan mogok setelah nekat menerobos banjir. Kondisi ini mengakibatkan antrean panjang kendaraan dari arah Kudus maupun Pati.
“Untuk situasi arus lalu lintas saat ini masih padat merayap akibat luapan air di wilayah Ngembalrejo, Kudus,” ujar Kasat Lantas Polres Kudus AKP Royke Noldy Darean.
Dia menjelaskan petugas di lapangan juga membantu pengendara sepeda motor yang mogok atau tidak mampu melintasi genangan air.
Menurut AKP Royke, penyebab utama banjir di jalan adalah penumpukan sampah di sekitar Jembatan Ngembalrejo yang menghambat aliran air.
“Kami sudah berada di titik penyebab luapan air, yakni di jembatan Ngembalrejo, di mana terdapat penumpukan sampah. Dari dinas terkait telah mengirimkan satu unit ekskavator untuk mengurai dan mengangkat sampah tersebut,” ujarnya.



















































