jpnn.com, PALEMBANG - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menegaskan komitmennya menjamin keamanan masyarakat, dengan menginstruksikan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku begal yang meresahkan warga.
Langkah itu dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kriminalitas jalanan di wilayah hukum Polda Sumsel.
Penegasan tersebut disampaikan di Palembang pada Minggu (24/5), sebagai respons terhadap dinamika keamanan yang berkembang di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda hingga Polres dan Polsek, untuk meningkatkan patroli rutin, memperketat pengawasan di titik-titik rawan kriminalitas.
Selain itu, menindak tegas terukur terhadap pelaku begal yang mencoba melawan petugas maupun membahayakan masyarakat.
Selain penguatan patroli, Polda Sumsel juga mengoptimalkan layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis.
"Layanan ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat. Silakan melapor apabila terjadi aksi kriminalitas, termasuk begal dan gangguan kamtibmas lainnya agar dapat segera ditindaklanjuti aparat," tegas Sandi.






.jpeg)















































