Jasad Mengambang di Perairan Pengambengan Jembrana ternyata Petani Banyuwangi

2 hours ago 18

Senin, 12 Januari 2026 – 08:57 WIB

Jasad Mengambang di Perairan Pengambengan Jembrana ternyata Petani Banyuwangi - JPNN.com Bali

Evakuasi jenazah petani asal Banyuwangi yang ditemukan mengapung di Perairan Pengambengan, Negara, Jembrana, Bali. Minggu (11/1) malam. Foto: ANTARA/HO-SAR Banyuwangi

bali.jpnn.com, JEMBRANA - Sesosok mayat ditemukan mengambang di perairan Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Minggu (11/1) malam.

Korban ditemukan nelayan Jembrana dalam kondisi meninggal dunia di Selat Bali, pada koordinat 8°24'29.51" LS - 114°35'58" BT, dengan jarak sekitar 16 nautical mile (NM) dari Muara Bomo ke arah Tenggara.

Berdasar hasil identifikasi, korban ternyata bernama Alapi Hariyono, 64, seorang petani warga Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur, yang hanyut sejak Rabu (7/1) lalu.

Korban segera dievakuasi tim SAR gabungan untuk diserahkan kepada keluarganya.

"Pada hari keempat operasi SAR, korban yang hanyut di Sungai Gumirih berhasil ditemukan di Perairan Laut Pengambengan (Bali)," kata Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa dilansir dari Antara.

Menurutnya, operasi SAR sebenarnya telah dilakukan sejak hari pertama korban menghilang.

Tim SAR mencari korban dengan menyusuri Sungai Gumirih, tetapi tidak membuahkan hasil.

Empat hari kemudian, tim SAR gabungan menerima kabar korban ditemukan di perairan Pengambengan, Negara, Jembrana, Bali.

Sesosok mayat ditemukan mengambang di perairan Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Minggu (11/1) malam. Korban ternyata petani Banyuwangi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |