jpnn.com - SERANG -- Mathla'ul Anwar (MA) memasuki babak baru kepemimpinan. Melalui proses pemilihan yang demokratis dalam Muktamar MA XXI di Kota Serang, Banten, Dr. K.H. Jazuli Juwaini resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) MA periode 2026–2031.
Jazuli didampingi oleh K.H. Embay Mulya Syarif yang ditetapkan sebagai Ketua Majelis Amanah PB MA.
Jazuli Juwaini membawa visi transformasi “MA Naik Level: Bangkit, Berdaya, dan Berpengaruh.”
Visi ini menjadi arah baru untuk membawa Mathla’ul Anwar tidak hanya kuat secara historis, tetapi juga relevan, strategis, dan berpengaruh di tingkat nasional maupun global.
Jazuli dalam sambutannya seusai dikukuhkan, mengatakan bahwa MA harus menjadi rumah pengabdian, bukan alat kepentingan.
“Mathla’ul Anwar harus kami besarkan bersama. Jangan mencari hidup dari MA, tetapi mari hidup untuk MA. Jauhkan kepentingan pribadi, kukuhkan pengabdian untuk memajukan pendidikan, dakwah, dan sosial,” kata Jazuli.
Menurut dia, transformasi organisasi hanya dapat berjalan jika ditopang soliditas internal. Persatuan dan kekompakan seluruh elemen Mathla’ul Anwar menjadi fondasi utama mewujudkan lompatan besar organisasi ke depan.
Sebagai bagian dari agenda besar kepemimpinannya, Jazuli Juwaini menegaskan sejumlah fokus transformasi.
Pertama, penguatan peran yang nasional dan global. Mathla’ul Anwar diarahkan menjadi kekuatan nasional, sekaligus mitra strategis negara yang mampu memengaruhi kebijakan publik serta aktif dalam jejaring internasional melalui diplomasi organisasi dan kemitraan lintas negara.




















































