jpnn.com - PANGDEGLANG - Anggota DPR RI Jazuli Juwaini menyampaikan sambutan pembuka pada Seminar Internasional Global Transformation Education 2026 yang digelar Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) di Kampus UNMA di Pandeglang, Banten.
Jazuli menilai bahwa penyelenggaraan seminar ini merupakan bukti nyata kemampuan Mathla’ul Anwar sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan tertua di Indonesia dalam membangun kualitas universitas dan reputasi akademik hingga ke tingkat global.
“Kolaborasi akademik lintas negara adalah kebutuhan di era transformasi digital. UNMA menunjukkan bahwa kualitas dan visi global dapat dibangun dari daerah,” kata Jazuli dikutip dari keterangannya, Rabu (4/2).
Tokoh nasional yang mengeyam pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di Mathla'ul Anwar ini mengapresiasi langkah UNMA yang secara konsisten melakukan terobosan akademik dengan menghadirkan langsung pakar pendidikan dari luar negeri, serta membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi internasional.
Menurut Jazuli, kegiatan akademik berskala internasional ini tidak hanya berorientasi pada seremoni, tetapi memiliki nilai strategis dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran, riset, dan diskursus ilmiah di lingkungan kampus.
Jazuli yang pernah menjadi ketua Bidang SDM dan Organisasi serta Majelis Amanah PB Mathla'ul Anwar itu menilai kehadiran guru besar dan akademisi dari kampus luar negeri merupakan capaian luar biasa bagi UNMA.
Menurut dia, hal itu mengingat posisi geografis UNMA yang relatif jauh dari pusat pemerintahan dan kota besar. Namun demikian, kata Jazuli, keterbatasan tersebut justru mampu dijawab dengan kesungguhan manajemen universitas dalam memperluas jejaring internasional dan memperkuat reputasi akademik. Menurut dia, UNMA bukan hanya meningkatkan kualitas interaksi akademik, tetapi juga memperluas pengakuan institusi di tingkat internasional. “Capaian ini sekaligus mengharumkan nama Mathla’ul Anwar,” ungkap Jazuli.
Dia mengatakan keberadaan UNMA merupakan representasi peran strategis Mathla'ul Anwar dalam dunia pendidikan nasional. Sebagai salah satu ormas Islam tertua di Indonesia, Mathla’ul Anwar dinilai berhasil menjaga relevansi sejarahnya dengan terus berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.






















































