jatim.jpnn.com, NGAWI - Jembatan penghubung dua desa di Kabupaten Ngawi putus diterjang banjir bandang setelah hujan deras mengguyur kawasan lereng Gunung Lawu sepanjang malam.
Akibatnya, akses penghubung warga Desa Ngrambe dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngrambe terputus. Warga terpaksa memutar hingga hampir lima kilometer untuk beraktivitas.
Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ngawi Partoyo mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga bahwa jembatan tersebut roboh pada Selasa (24/2).
Menurut Partoyo, kondisi jembatan yang sudah cukup tua ditambah cuaca ekstrem memicu banjir bandang yang mengikis fondasi bangunan hingga akhirnya terputus.
"Terputusnya jembatan itu berdampak besar pada mobilitas warga, karena warga harus memutar hingga beberapa kilometer untuk beraktivitas," kata Partoyo.
BPBD Ngawi langsung melakukan langkah mitigasi dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat.
Petugas berencana membangun jembatan darurat dari bambu untuk membantu aktivitas transportasi warga sementara waktu.
Selain memutus akses jalan, robohnya jembatan juga menyebabkan pipa air milik perusahaan daerah air minum terputus.

















































