Karier Febrie Andriansyah Tamat, Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat

8 hours ago 11

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy - Kiai Kampung, Penulis Buku Prabowo untuk Indonesia Raya

Karier Febrie Andriansyah Tamat, Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kiai Kampung, Penulis Buku Prabowo untuk Indonesia Raya. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Senin sore, 13 Juli 2026, publik disuguhi sebuah pemandangan yang menyejukkan di tengah pekan-pekan yang panas.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menjamu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.

Di depan kamera wartawan, keduanya melakukan salam komando—genggaman tangan khas dua pemimpin yang menegaskan bahwa mereka berdiri di barisan yang sama.

"Jangan berpikir kami ini rival," kata Burhanuddin, seraya menjelaskan bahwa ia dan Sigit adalah teman lama, jauh sebelum keduanya memimpin institusi masing-masing.

Sang Kapolri, yang datang bersama para pejabat utama Polri, membalas dengan menyebut dirinya terhormat dijamu Korps Adhyaksa dan menegaskan ikatan keduanya sebagai satu kesatuan aparat dalam criminal justice system.

Salam komando itu bukan basa-basi protokoler. Ia adalah pernyataan politik hukum yang paling penting pekan ini, dan rakyat perlu membacanya dengan jernih: tidak ada konfrontasi antara kejaksaan dan kepolisian.

Tidak ada pertempuran antarinstitusi. Tidak ada perang bintang. Yang ada, dan yang sedang berlangsung di depan mata kita, adalah murni penegakan hukum.

Mari kita dudukkan perkaranya. Sejak 8 Juli 2026, penyidik menggeledah 13 lokasi di Jabodetabek.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menjamu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |