jatim.jpnn.com, SURABAYA - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran 2026/1447 H yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan perjalanan yang lebih aman dan terjangkau bagi 4000 masyarakat yang berpartisipasi, Kamis (19/3). Di balik pelaksanaannya, ada keterlibatan berbagai pihak yang ikut mendukung kelancaran program ini.
Salah satunya datang dari Kokola Group yang kembali ambil bagian untuk keempat kalinya.
Kehadiran mereka tidak banyak disorot, namun konsistensi tersebut menunjukkan adanya upaya berkelanjutan dari sektor swasta dalam mendampingi program publik seperti mudik gratis.
Bagi Kokola, keterlibatan ini diposisikan sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang, bukan sekadar agenda seremonial. Pendekatan yang dipilih pun sederhana, dengan menyapa langsung para pemudik dan membagikan biskuit sebagai bekal perjalanan.
Manager Public Relations Kokola Group Andi Fian Octavia menyebut bahwa momen mudik selalu memiliki kedekatan tersendiri dengan masyarakat.
“Kami melihat mudik bukan hanya perjalanan pulang, tapi juga momen yang penuh makna. Karena itu, kami berusaha hadir dengan cara yang sederhana namun tetap bisa dirasakan manfaatnya,” ujar Andi, Kamis (19/3).
Menurutnya, keterlibatan dalam program ini juga sejalan dengan upaya mendorong perjalanan yang lebih aman melalui transportasi bersama.
“Makin banyak masyarakat beralih ke transportasi umum, tentu risikonya bisa ditekan. Kami mendukung dari sisi yang kami mampu, termasuk menghadirkan sedikit kenyamanan selama perjalanan,” katanya.


















































