Kemenkum NTB Inisiasi Sentra KI di Universitas & IAI Hamzanwadi Pancor, Penting

2 hours ago 10

Jumat, 27 Februari 2026 – 15:41 WIB

Kemenkum NTB Inisiasi Sentra KI di Universitas & IAI Hamzanwadi Pancor, Penting - JPNN.com Bali

Jajaran Kemenkum NTB berkoordinasi dengan Universitas dan IAI Hamzanwadi Pancor, membentuk Sentra KI di kalangan perguruan tinggi. Foto: Kemenkum NTB

bali.jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Kanwil Kemenkum NTB terus memperkuat ekosistem kekayaan intelektual (KI) di lingkungan perguruan tinggi.

Kali ini Tim Bidang Pelayanan KI Kanwil Kemenkum NTB melaksanakan koordinasi pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) di Universitas Hamzanwadi Pancor dan Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor, Kamis (26/2).

Koordinasi tersebut diterima langsung oleh jajaran pimpinan kampus, di antaranya Wakil Rektor I, para dekan, Direktur DPPM, serta para dosen dari kedua perguruan tinggi.

Pada kunjungan ke Universitas Hamzanwadi Pancor, Direktur DPPM Shahibul Ahyan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kanwil Kemenkum NTB dalam mendorong penguatan Sentra KI.

Ia menjelaskan bahwa Sentra KI di universitas tersebut telah terbentuk pada 2025 sebagai upaya meningkatkan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta mendorong hilirisasi hasil riset.

Namun, pihaknya masih memerlukan pendampingan dan sosialisasi lanjutan guna meningkatkan kapasitas operator dan pengurus Sentra KI.

Universitas juga berkomitmen untuk menindaklanjuti koordinasi tersebut melalui penyusunan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Perwakilan Tim KI Kanwil Kemenkum NTB, Azwar Riyadi, menyampaikan bahwa pembentukan dan penguatan Sentra KI di perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat koordinasi, pendampingan, dan fasilitasi pendaftaran KI bagi dosen maupun mahasiswa.

Kanwil Kemenkum NTB terus memperkuat ekosistem kekayaan intelektual (KI) di lingkungan perguruan tinggi, salah satunya ke Universitas & IAI Hamzanwadi Pancor

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |