bali.jpnn.com, MATARAM - Kepala Kanwil Kemenkum NTB I Gusti Putu Milawati menghadiri kegiatan Dharma Shanti bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB ini mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga untuk NTB Makmur Mendunia” sebagai wujud penguatan persaudaraan di tengah keberagaman.
Ketua panitia Dharma Shanti 2026 Kombes dr. I Komang Tresna dalam laporannya menyampaikan bahwa Dharma Shanti merupakan puncak rangkaian perayaan Nyepi yang bertujuan mempererat simakrama atau silaturahmi antarumat.
Melalui tema yang diangkat, kegiatan ini menegaskan bahwa seluruh masyarakat adalah satu keluarga besar tanpa memandang perbedaan suku, ras, maupun agama, serta menjadi fondasi dalam menjaga keharmonisan di NTB.
Ketua PHDI Provinsi NTB Ir. I Wayan Karioka menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan keharmonisan di tengah dinamika global.
Ia menyampaikan bahwa nilai Vasudhaiva Kutumbakam mengajarkan bahwa seluruh umat manusia adalah saudara, sehingga berbagai persoalan dunia harus menjadi perhatian bersama dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis dan penuh toleransi.
Dirjen Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija menyampaikan salam dari Menteri Agama kepada umat Hindu di NTB.
Ia menyebut Dharma Shanti sebagai momentum refleksi untuk melihat perjalanan yang telah dilalui serta memperkuat nilai-nilai spiritual Nyepi sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis di tengah masyarakat.



















































