jateng.jpnn.com, BANYUMAS - Keributan yang sempat viral di media sosial di kawasan Simpang Situmpur, Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, akhirnya berujung damai.
Aparat Polresta Banyumas memilih jalur mediasi untuk menyelesaikan konflik kedua pihak.
Kapolresta Banyumas Petrus P Silalahi mengungkapkan insiden tersebut terjadi pada Rabu (18/3) sore dan bermula dari hal sepele.
“Saat itu korban berinisial AS (41) hendak meninggalkan lokasi. Terlapor AH (35) meminta uang receh Rp2.000, tetapi tidak diberikan karena korban tidak memiliki uang kecil,” jelasnya, Jumat (20/3).
Situasi kemudian memanas ketika AH diduga memaksa meminta uang melalui kaca samping kendaraan korban.
Aksi tersebut terekam warga dan videonya cepat menyebar di media sosial hingga menarik perhatian publik.
Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi di Simpang Situmpur.
Tim gabungan dari Polsek Purwokerto Selatan, Unit Reskrim, hingga SPKT melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi, termasuk warga dan petugas Satpol PP.


















































