jakarta.jpnn.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian mengapresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang membentuk Direktorat Reserse serta Satuan Reserse Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Menurut Aminullah, langkah itu merupakan bukti nyata keseriusan Kapolri memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan di Indonesia.
Aminullah menilai kebijakan Listyo tidak sekadar administratif, tetapi mencerminkan keberpihakan negara terhadap kelompok rentan yang selama ini kerap menjadi korban kekerasan dan kejahatan.
“Pembentukan Ditres dan Satres PPA merupakan langkah progresif dan berani. Ini menunjukkan Polri tidak menutup mata terhadap realitas sosial dan menjadikan perlindungan anak serta perempuan sebagai agenda prioritas penegakan hukum,” ujar Aminullah, Kamis (22/1).
Menurut Aminullah, unit khusus PPA di tingkat polda dan polres akan memperkuat mekanisme penanganan kasus secara lebih profesional, terfokus, dan berperspektif korban.
Dia menilai kebijakan tersebut sebagai bagian dari reformasi kelembagaan Polri yang patut diapresiasi dan dikawal bersama.
Aminullah menegaskan tantangan ke depan tidak hanya pada pembentukan struktur, tetapi pada konsistensi implementasi di lapangan, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendekatan humanis, serta koordinasi lintas lembaga.
“Perlindungan anak dan perempuan tidak boleh berhenti pada simbol kebijakan. Harus ada keberlanjutan, pengawasan, dan keterlibatan publik agar unit PPA benar-benar menjadi garda terdepan keadilan,” tegasnya.



















































