jatim.jpnn.com, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berjanji akan membahas tentang peraturan daerah (raperda) tentang pesangon bagi para buruh.
Janji itu disampaikan Khofifah di hadapan ribuan buruh yang menggelar aksi damai pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (1/5).
Permintaan pembahasan perda pesangon ini merupakan salah satu dari 11 tuntutan yang disuarakan buruh pada May Day 2026 dan disetujui oleh gubernur dua periode itu.
"Ada kesepakatan yang sudah kami tandatangani bersama perwakilan buruh-buruh juga sudah menandatangani bahwa bersama kami akan mengawal perda pesangon supaya segera kami bahas bersama DPRD Provinsi Jawa Timur," kata Khofifah di hadapan para buruh.
Khofifah meminta agar buruh juga ikut mengawal terkait wacana pembahasan perda ini.
"Panjenengan siap mengawal?," tanya Khofifah.
Selain perda pesangon, Khofifah juga akan membahas tentang usulan penyediaan rumah bagi para buruh.
Usulan itu, kata dia, akan disampaikan kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur pada Minggu (3/5).



















































