jpnn.com, JAKARTA - PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat) resmi membagikan dividen total sebesar Rp 3,58 triliun atau setara dengan Rp 111 per saham untuk tahun buku 2025.
Perseroan menjadwalkan pembagian dividen tersebut akan dilakukan selambat-lambatnya 30 hari setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyatakan bisnis Indosat tetap tumbuh dan menunjukkan ketangguhan, meski harus menghadapi tantangan kondisi makroekonomi sepanjang 2025.
Ketangguhan tersebut dapat tercapai berkat eksekusi bisnis yang disiplin serta arah strategi perusahaan yang terarah.
Vikram meyakini setiap kemajuan yang dicapai perusahaan harus mampu menghadirkan dampak lebih luas dan bermakna.
Guna menjaga stabilitas bisnis ke depan, Indosat memilih fokus pada percepatan eksekusi strategi kecerdasan artifisial (AI) secara disiplin.
"Upaya ini kami lakukan untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen. Seluruh langkah ini mencerminkan semangat #LebihBaikIndosat dalam memberdayakan Indonesia," ujar Vikram di kantornya, Selasa (5/5).
Berlandaskan hal tersebut, Indosat terus mempercepat ambisi AI North Star untuk menjadi penggerak utama perkembangan AI di tanah air.






















































