bali.jpnn.com, TABANAN - Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris kembali menggelar sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Balai Serba Guna Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (22/2).
Charles Honoris saat memberi sambutan melalui Zoom menegaskan bahwa BGN tidak cukup hanya berperan sebagai regulator, tetapi harus menjadi motor utama edukasi gizi nasional.
Ia menekankan pentingnya peran BGN sebagai garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari konsumsi makanan ultra-proses yang berisiko terhadap kesehatan.
Menurut Charles Honoris, peningkatan penyakit tidak menular seperti kanker, stroke, dan gagal ginjal memiliki keterkaitan erat dengan pola konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih.
Oleh karena itu, orang tua diminta lebih sigap dalam membimbing anak-anak memilih makanan sehat sesuai panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Lembaga ini harus tampil sebagai motor edukasi gizi nasional sekaligus benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari serbuan makanan ultra-proses,’’ kata Charles Honoris.
Charles juga menegaskan komitmen DPR RI untuk memastikan kebijakan gizi nasional tidak hanya kuat dalam regulasi, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat.
Ia menyebut penguatan kelembagaan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.

















































