jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dilmah Mixology Playoff 2026 kembali digelar sebagai ajang kompetisi yang mempertemukan kreativitas, teknik, dan inovasi dalam dunia mixology berbasis teh.
Selama dua hari, 15–16 April 2026, sebanyak 37 peserta dari berbagai wilayah Indonesia ambil bagian dalam kompetisi ini.
Tidak sekadar lomba, ajang ini menjadi ruang bertemunya berbagai latar belakang dan perspektif, yang justru melahirkan energi baru dalam mengolah teh menjadi minuman modern yang relevan dengan tren industri.
Vice President PT David Roy Indonesia Eliawati Erly mengatakan kompetisi ini menjadi tantangan sekaligus panggung bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Juri internasional sekaligus Dilmah Ambassador Jay Gray, Vice President PT David Roy Indonesia Eliawati Erly, dan Executive Professional Bartender Agung Prabowo (dari kiri) saat konferensi pers kompetisi Dilmah Mixology Playoff 2026 di Surabaya, Rabu (15/4). Foto: Arry Saputra/JPNN
“Dilmah mixology ini benar-benar men-challenge peserta dalam menciptakan minuman. Ini juga menjadi ajang performance mereka untuk bisa dilihat secara internasional sehingga membuka peluang menjadi bartender kelas dunia,” ujar Eliawati, Rabu (15/4).
Menurutnya, antusiasme peserta dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada edisi 2026, jumlah peserta mencapai 40 orang, tetapi tiga di antaranya didiskualifikasi sehingga tersisa 37 peserta yang berkompetisi.
Para pemenang nantinya akan mendapatkan sertifikat, medali, serta kesempatan menggunakan produk Dilmah selama enam bulan sebagai bagian dari pengembangan profesional mereka.

















































