jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Korban meninggal dunia akibat ledakan petasan di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bertambah satu orang.
Dengan demikian, total korban meninggal menjadi dua orang, sedangkan lima lainnya mengalami luka bakar.
Peristiwa ledakan terjadi pada Rabu (18/2) sekitar pukul 12.00 WIB. Rumah milik Ibu Kulsum (60) ambruk rata dengan tanah setelah terjadi ledakan hebat yang diduga berasal dari serbuk petasan yang disimpan di dalam rumah.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie membenarkan satu korban atas nama Abdurrahman (15) meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di RSUD dr. Soebandi Jember.
"Hari ini kami mendapatkan laporan bahwa satu korban ledakan petasan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit di Jember," ujar Bayu, Kamis (26/2)
Sebelumnya, satu korban lainnya atas nama Supriyadi (50) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Abdurrahman mengalami luka bakar hingga 90 persen sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Ledakan tersebut menyebabkan tujuh orang mengalami luka bakar dan patah tulang. Selain dua korban meninggal, lima korban lainnya yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), dan Ibu Kulsum (60) sempat dirawat di RSUD Asembagus.

















































