Koster: Pemerintah Wajib Memberi Perlindungan dan Perhatian pada Sulinggih

4 hours ago 20

Senin, 23 Februari 2026 – 07:40 WIB

 Pemerintah Wajib Memberi Perlindungan dan Perhatian pada Sulinggih - JPNN.com Bali

Gubernur Bali Wayan Koster menyalami sulinggih saat HUT ke-4 Kertha Hindu Dharma Nusantara Pusat (Dhira Sera Dharma Manah) di Sekretariat SKHDN Pusat, Denpasar, Minggu (22/2). Foto: Humas Pemprov Bali

bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan para Sulinggih merupakan bagian penting yang wajib mendapat perhatian dari pemerintah.

Pasalnya, Sulinggih memiliki tugas dan tanggung jawab cukup berat di bidang ritual, dalam menjaga kedamaian dan keselamatan Bali secara niskala.

Koster menyampaikan bahwa Bali yang kecil dengan kepadatan penduduk berkisar 4,5 juta jiwa, berbeda dengan provinsi lain karena budaya tampil sebagai cara hidup di Bali.

Salah satunya budaya dan adat istiadat dalam menjaga Bali melalui ritual dan spiritual, yang dijadikan kebiasaan hidup sehari-hari.

Mulai dari melaksanakan upacara dari tingkat paling kecil dan simpel (saiban dan sarana canang), sampai dengan tingkatan paling besar, yakni upacara Eka Dasa Ludra, yang dilaksanakan secara turun temurun sejak dulu.

Kebiasaan yang dilakukan sehari-hari dan menjadi budaya ini, menjadi magnet dan daya tarik kuat bagi wisatawan untuk datang ke Bali.

"Bali dibedakan oleh kebudayaan yang dimiliki, dilestarikan dan di jaga hingga saat ini.

Jangan sampai kita kehilangan jati diri dan kebiasaan hidup lantaran mengimpor budaya asing, dan mematikan budaya lokal itu sendiri.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan para Sulinggih merupakan bagian penting yang wajib mendapat perhatian dari pemerintah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |