bali.jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Bali Wayan Koster resmi menandatangani kerja sama strategis pembangunan infrastruktur Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) bersama pemerintah pusat di Jakarta, Selasa (21/4).
Dalam agenda tersebut, Gubernur Koster didampingi oleh Bupati Badung, Wayan Adi Arnawa, dan Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara.
Proyek ambisius ini dirancang untuk mentransformasi sampah menjadi sumber energi terbarukan.
Selain meningkatkan ketahanan energi lokal, pembangunan PSEL ini diproyeksikan menjadi solusi permanen dalam mengurangi beban TPA Suwung yang sudah melebihi kapasitas.
Fasilitas PSEL dirancang untuk mengolah sampah dari wilayah Kota Denpasar Raya dan Badung.
Infrastruktur ini diharapkan dapat beroperasi pada 2028 mendatang.
Selama masa transisi menuju PSEL, pengelolaan sampah di Bali akan diperketat dari sumber khususnya pemilahan sampah organik.
Hanya sampah anorganik dan residu yang berkualitas saja yang akan dibawa ke TPA Suwung.



















































