KPK Dalami Aliran Uang Suap Importasi Barang KW ke Pejabat Kemenkeu

2 hours ago 18

KPK Dalami Aliran Uang Suap Importasi Barang KW ke Pejabat Kemenkeu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/12/2025). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nym

jpnn.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami dugaan aliran uang dugaan suap dan gratifikasi tentang importasi barang tiruan (KW) kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Djaka Budi Utama.

"Iya," ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto di Gedung Juang KPK, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Setyo mengatakan KPK untuk sementara atau hingga 20 Februari 2026 belum menemukan dugaan aliran uang suap kepada dirjen BC.

"Kelihatannya, sementara belum ada ya, gitu," kata Setyo Budiyanto.

Sebelumnya pada 4 Februari 2026 KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan DJBC Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pada tanggal yang sama, KPK mengungkapkan salah satu orang yang ditangkap dalam OTT adalah Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat Rizal.

Pada 5 Februari 2026 KPK mengumumkan enam dari 17 orang yang ditangkap kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW di lingkungan Ditjen BC.

Mereka ialah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024-Januari 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS), dan Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL).

Penyidik KPK akan mendalami dugaan aliran uang dugaan suap dan gratifikasi tentang importasi barang KW ke pejabat Kemenkeu.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |