Kunjungi Taman Siswa, Pandu Negeri Dorong Negara Sejahterakan Guru

1 hour ago 14

Kunjungi Taman Siswa, Pandu Negeri Dorong Negara Sejahterakan Guru

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gerakan literasi kritis yang digagas wadah kolektif anak muda, Pandu Negeri, kembali digelar di Yogyakarta melalui agenda Public Lecture Series 002. Rangkaian acara dibuka dengan napak tilas koordinator gerakan sekaligus politisi muda, Aryo Seno Bagaskoro, ke Pendopo Agung Taman Siswa pada Senin (16/2) untuk menyerap nilai-nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara. Foto: Source for jpnn

jpnn.com, YOGYAKARTA - Gerakan literasi kritis yang digagas wadah kolektif anak muda, Pandu Negeri, kembali digelar di Yogyakarta melalui agenda Public Lecture Series 002. Rangkaian acara dibuka dengan napak tilas koordinator gerakan sekaligus politisi muda, Aryo Seno Bagaskoro, ke Pendopo Agung Taman Siswa pada Senin (16/2) untuk menyerap nilai-nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara.

Usai berkeliling museum, Seno menyampaikan bahwa Pandu Negeri hadir sebagai movement yang fokus membangun ruang diskusi bagi generasi muda agar tetap kritis mengawal perencanaan pembangunan dan kebijakan pemerintah. Ia menyoroti tema utama kuliah umum kali ini yang mengangkat isu pendidikan, keadilan, dan hak generasi.

"Pendidikan itu adalah membangun manusia, bukan soal bagaimana pendidikan itu dikapitalisasi atau diprivatisasi. Kami ingin memastikan esensi pendidikan yang memerdekakan tetap terjaga," ujar Seno di hadapan awak media.

Kunjungan ke kediaman asli Bapak Pendidikan Nasional tersebut memberikan kesan mendalam bagi rombongan Pandu Negeri. Seno mengaku terpukau dengan pola hidup Ki Hadjar Dewantara yang sangat bersahaja meskipun menyandang status pahlawan bangsa.

"Kami melihat sekeliling rumah beliau, sangat bersahaja. Dari sini kita belajar bahwa menjadi pendidik itu tantangannya besar. Maka, tugas negara adalah hadir memastikan kesejahteraan guru dan pengajar terjamin dengan baik, agar mereka bisa fokus pada esensi mendidik tanpa terbebani kebutuhan hidup," tegasnya.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, yang turut mendampingi rombongan, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar wisata sejarah, melainkan upaya untuk menghikmati gagasan besar dari Ki Hadjar Dewantara.

"Hari ini saya menemani Mas Seno Bagaskoro dan teman-teman Pandu Negeri untuk berkunjung sekaligus menghikmati perjuangan Ki Hadjar Dewantara. Beliau bukan hanya pendidik, tapi juga anggota BPUPKI bersama Bung Karno yang ikut melahirkan Pancasila," ujar Eko Suwanto.

Yogyakarta dipilih menjadi lokasi kedua setelah sebelumnya Pandu Negeri sukses menggelar acara serupa di Surabaya. Pemilihan Jogja dinilai strategis mengingat sejarah dan memori perjuangan publik yang kuat di kota ini. Dalam kunjungan tersebut, Seno didampingi oleh Ketua DPRD DIY Nuryadi, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, serta Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto.

Pandu Negeri gelar Public Lecture di Jogja. Aryo Seno ajak anak muda kawal pembangunan lewat diskusi kritis.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |