jpnn.com, JAKARTA - Sebagai komitmen dalam meningkatkan literasi trading di Indonesia, PT KVB Futures Indonesia resmi membuka rangkaian Market Connect 2026, sebuah roadshow edukasi yang akan hadir di sejumlah kota besar sepanjang tahun.
Jakarta menjadi kota pembuka dalam rangkaian program ini, yang dirancang untuk menghadirkan edukasi mengenai perdagangan berjangka secara aman, teregulasi, dan bertanggung jawab.
Market Connect menghadirkan diskusi seputar regulasi, manajemen risiko, teknologi, hingga dinamika pasar global dengan melibatkan regulator, praktisi industri, serta edukator di bidang trading. Melalui kolaborasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun aktivitas trading yang berlandaskan edukasi dan pengelolaan risiko.
Penyelenggaraan Market Connect 2026 menjadi makin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan edukasi keuangan dan perlindungan konsumen. Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) per Juni 2026, lebih dari 608 ribu kasus penipuan telah dilaporkan, dengan lebih dari 557 ribu rekening terkait berhasil diblokir.
Melalui program edukasi ini, KVB Futures Indonesia mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya bertransaksi melalui platform yang teregulasi, menerapkan manajemen risiko, serta mengambil keputusan trading berdasarkan pengetahuan yang memadai.
Membuka seminar, Tonny Fong, Director PT KVB Futures Indonesia memperkenalkan profil perusahaan sekaligus menegaskan komitmen KVB dalam menghadirkan layanan trading yang aman dan transparan.
"Kami melihat minat masyarakat terhadap trading dan investasi terus berkembang. Karena itu, edukasi menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat memahami risiko, mengenali karakteristik pasar, serta bertransaksi melalui platform yang legal dan diawasi regulator. PT KVB Futures Indonesia hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan trading, tetapi juga sebagai mitra edukasi yang berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, transparan, teregulasi, serta didukung teknologi untuk membantu trader mengambil keputusan yang tepat," ujar Tonny Fong.
Dalam kesempatan yang sama, Suresh Mookiah menjelaskan peran Jakarta Futures Exchange (JFX) dalam menjaga integritas industri perdagangan berjangka sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.






















































