Ledakan Masjid Jember Terkuak, Polisi Temukan Bahan Kimia

1 month ago 33

Rabu, 18 Maret 2026 – 11:06 WIB

Ledakan Masjid Jember Terkuak, Polisi Temukan Bahan Kimia - JPNN.com Jatim

Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto memberikan penjelasan terkait ledakan Masjid Raya Pesona dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Jember, Selasa (17/3/2026). ANTARA/Zumrotun Solichah

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Tim Polda Jawa Timur menemukan sejumlah bahan kimia saat olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di Masjid Raya Pesona, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Selasa (17/3).

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto mengatakan penyelidikan dilakukan secara hati-hati karena adanya dugaan keterlibatan zat kimia di lokasi.

"Kami perlu melakukan ketelitian dan tidak terburu-buru dalam melakukan penyelidikan agar hasilnya akurat karena ada dugaan bahan-bahan dari zat kimia di lokasi, sehingga proses pengambilan barang bukti memerlukan peralatan khusus, jadi memerlukan ketelitian dan ketepatan," kata Nanang saat konferensi pers di Mapolres Jember.

Dia menyebut tim gabungan dari Jibom, Laboratorium Forensik (Labfor), dan Reserse Kriminal Umum masih bekerja mendalami penyebab ledakan tersebut.

"Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kami tetap dalami untuk mengetahui apa penyebab ledakan itu dan langkah-langkah sesuai prosedur sudah dilakukan," ujarnya.

Polisi juga telah mensterilisasi lokasi dengan memasang garis polisi serta mengamankan sejumlah barang bukti di sekitar titik ledakan.

Selain itu, sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan rekaman CCTV di sekitar lokasi juga diamankan untuk membantu penyelidikan.

"Kami juga sudah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi yang mengetahui peristiwa ledakan tersebut, bahkan koordinasi dengan instansi termasuk Ketua RT dan RW sudah dilakukan," jelasnya.

Polda Jatim menemukan bahan kimia saat olah TKP ledakan di Masjid Raya Pesona Jember, penyebab masih diselidiki.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |