jpnn.com, BANDUNG BARAT - Tiga sekolah dasar (SD) ikut terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Ketiga sekolah tersebut yakni SD Negeri Karya Bakti, SD Negeri Pasirlangu, dan SD Negeri Cinta Bakti.
Mereka pun terpaksa melaksanakan pembelajaran secara daring karena sekolah tersebut digunakan sebagai dapur hingga tempat logistik penanganan longsor.
"Mereka tidak libur, tapi belajar secara daring. Sekolah mereka lokasinya dekat dengan posko, ada yang digunakan untuk dapur dan tempat logistik," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat Asep Dendih, pada Rabu (4/2).
Asep menuturkan, pembelajaran daring akan berlangsung hingga status darurat bencana berakhir pada 6 Februari 2026.
Dia optimistis status darurat bencana tak akan diperpanjang seiring proses evakuasi korban longsor yang berjalan lancar.
"Berlaku sampai masa darurat nanti, mudah-mudah pekan depan sudah belajar tatap muka lagi," harapnya.
Asep mengungkapkan, ada dua peserta didik yang menjadi korban jiwa dalam longsor yang menerjang Desa Pasirlangu pada Sabtu (24/1).






















































