Longsor Setinggi 1,5 Meter, Jalur Wisata Curug Cibeureum Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara

1 week ago 33

Selasa, 17 Februari 2026 – 14:30 WIB

Longsor Setinggi 1,5 Meter, Jalur Wisata Curug Cibeureum Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara - JPNN.com Jabar

TNGGP menutup sementara jalur menuju kawasan wisata Curug Cibeureum–Salabintana di kawasan Gunung Gede Pangrango akibat bencana longsor. Foto: Chatgpt

jabar.jpnn.com, CIANJUR - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menutup sementara jalur menuju kawasan wisata Curug Cibeureum–Salabintana di kawasan Gunung Gede Pangrango akibat bencana longsor yang melanda area tersebut.

Humas Balai Besar TNGGP, Agus Deni, mengatakan jalur menuju air terjun yang dikenal dengan nama Curug Cibeureum tertutup material longsor sejak beberapa hari terakhir sehingga sulit dilalui dan masih dalam penanganan.

“Jalur menuju Curug Cibeureum–Salabintana yang masuk dalam kawasan Gunung Gede Pangrango yang berada di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat, tertimbun longsor setinggi 1,5 meter dengan panjang lebih dari 15 meter akibat cuaca ekstrem,” kata Agus, Selasa (17/2).

Ia menjelaskan, proses pembersihan material longsor yang menutup jalur masih berlangsung.

Oleh karena itu, kawasan Curug Cibeureum untuk sementara waktu ditutup bagi wisatawan.

Penutupan tersebut diperkuat dengan surat edaran resmi dari pihak pengelola.

Menurutnya, proses pembersihan membutuhkan waktu cukup lama karena dilakukan secara manual dengan melibatkan sejumlah warga di sekitar kawasan taman nasional.

Upaya tersebut dilakukan agar akses menuju Curug Cibeureum dapat kembali dilalui dengan aman.

TNGGP menutup sementara jalur menuju kawasan wisata Curug Cibeureum–Salabintana di kawasan Gunung Gede Pangrango akibat bencana longsor

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |