Longsor TPA Bantar Gebang, Dedi Mulyadi: Semoga Korban Diterima Iman dan Islamnya

4 hours ago 10

Senin, 09 Maret 2026 – 14:27 WIB

 Semoga Korban Diterima Iman dan Islamnya - JPNN.com Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan duka cita atas peristiwa longsor yang menewaskan empat orang di kawasan TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Dedi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut berduka atas musibah longsor yang terjadi di tempat pembuangan sampah utama milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut.

"Ada berita duka yang perlu saya sampaikan. Telah terjadi longsor di TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi. TPA ini merupakan tempat pembuangan sampah warga Jakarta yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta," ujar Dedi, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, berdasarkan laporan sementara, peristiwa tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia dan lima orang lainnya masih dalam proses pencarian.

"Semoga yang meninggal dunia diterima iman dan Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala," kata Dedi.

Ia berharap proses pencarian korban yang masih tertimbun dapat segera membuahkan hasil. Ke depan, Dedi juga menekankan pentingnya perbaikan sistem pengelolaan di TPA agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Jadikan musibah ini sebagai pembelajaran bagi kita agar senantiasa waspada, karena peristiwa musibah sering kali terjadi tanpa diduga," ujarnya.

Sebelumnya, longsor gunungan sampah setinggi sekitar 50 meter terjadi di Zona IV TPST Bantar Gebang pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa tersebut menelan empat korban jiwa.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan duka cita atas peristiwa longsor yang menewaskan empat orang di kawasan TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |