Makam Kuno di Tulungagung Dibongkar, Diduga Berusia 400 Tahun dan Bergaya Tembayat

1 day ago 13

Jumat, 28 Agustus 2026 – 16:10 WIB

Makam Kuno di Tulungagung Dibongkar, Diduga Berusia 400 Tahun dan Bergaya Tembayat - JPNN.com Jatim

Warga membongkar makam kuno yang diduga berasal dari abad ke-16 hingga ke-17 di Kelurahan Sembung, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Pembongkaran dilakukan untuk memindahkan jasad yang diyakini berada di dalam makam setelah melalui musyawarah dengan warga dan pihak terkait, sementara Tim Ahli Cagar Budaya menilai bentuk nisan menunjukkan karakteristik masa peralihan Hindu-Buddha menuju awal penyebaran Islam di Jawa. ANTARA/HO - Dokumentasi pribadi

jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Warga Kelurahan Sembung, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung membongkar sebuah makam kuno yang diduga berasal dari periode peralihan Hindu-Buddha menuju awal penyebaran Islam, Kamis (27/8). Makam tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-16 hingga abad ke-17 Masehi atau telah berusia sekitar 400 tahun.

Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Tulungagung Haryadi mengatakan, dirinya telah melakukan penelitian secara pribadi terhadap makam kuno tersebut. Menurutnya, salah satu karakteristik yang menarik adalah bentuk batu nisan yang menggunakan langgam Tembayat atau Baya.

"Makam kuno ini memiliki nisan bergaya Tembayat atau Baya," kata Haryadi.

Dia menjelaskan karakteristik batu nisan tersebut umumnya ditemukan pada kompleks pemakaman yang berasal dari periode peralihan budaya Hindu-Buddha menuju masa awal penyebaran Islam.

Haryadi menduga makam tersebut berasal dari rentang abad ke-16 hingga abad ke-17 Masehi.

"Bentuk nisan menyerupai kelir atau gunungan, dengan ciri khas bagian atas melebar dan memipih membentuk siluet. Itu menyerupai gunungan dalam pewayangan atau bentuk kurawal makara kuno," ujarnya.

Selain bentuknya, batu nisan tersebut juga memiliki karakteristik lain. Nisan dipahat langsung dari batu andesit dengan tekstur guratan kasar yang menunjukkan bekas pahatan secara manual.

Bagian bawah nisan diduga bertumpu pada umpak batu persegi berundak. Struktur tersebut disebut menyerupai gaya arsitektur lapik arca atau bangunan suci pada masa pra-Islam.

Makam kuno di Tulungagung diduga berasal dari abad ke-16 hingga ke-17. Nisan bergaya Tembayat disebut menunjukkan akulturasi budaya Hindu-Buddha dan Islam.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |