jpnn.com, NABIRE - Manajemen PT Kristalin Ekalestari melayat ke rumah duka pasca insiden penembakan dan pembakaran di Pos Kamtibmas Kali Musairo SP1 Legari, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Sebagai bentuk kepedulian empati terhadap korban meninggal dunia pihak tim PT Kristalin Ekalestari melayat ke rumah duka dua korban yang meninggal dunia.
Korban sipil Aksay Sandika Moho berada di rumah duka di Nabire, Papua Tengah dan anggota TNI gugur bertugas Serda Hamdani di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Direktur Utama PT Kristalin Ekalestari (KEL) Andito Prasetyowan dan Komisaris PT KEL, Junaidi menyampaikan rasa duka mendalam kepada kedua korban yang meninggal dunia.
“Kami selaku manajemen perusahaan menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada almarhum dan keluarga korban atas insiden yang terjadi,” kata Andito dalam siaran persnya, Selasa (24/2).
“Kedatangan kami merupakan empati dan simpati terhadap korban dan keluarga korban, karena korban semasa hidupnya dikenal masyarakat berkontribusi terhadap keamanan wilayah terutama Distrik Makimi, Kabupaten Nabire,” tutur Andito.
Sebagai bentuk kepedulian perusahaan melihat keluarga Serda Hamdani yang ditinggalkan perusahaan memberikan uang duka dan jaminan pendidikan untuk kedua putri almarhum yang masih TK.
“Kami memberikan jamin pendidikan terhadap anak yang ditinggalkan korban. Selain Almarhum Serda Hamdani, tim kami juga sudah ke rumah duka mendiang Aksay Sandika Moho,” ungkap Andito.




















































