jpnn.com - JAKARTA - Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi Asep Guntur Rahayu memandang bahwa seorang entertainer atau penampil harus belajar banyak sebelum memutuskan masuk ke dunia politik.
“Tentu harus diikuti dengan, ya, karena dunianya dunia baru, dunia politik, ya belajar tentang politiknya, seperti itu,” ujar Asep seperti dikutip dari Antara, Kamis (5/3).
Asep menyampaikan pernyataan tersebut seusai Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq (Fadia Arafiq) yang ditangkap KPK, mengaku tidak tahu hukum dan tata kelola pemerintahan karena sebelum menjabat bukan merupakan birokrat, melainkan penyanyi dangdut.
Asep mengatakan hal itu kembali kepada pribadi masing-masing.
“Tergantung kepada pribadi-pribadinya ya. Tidak bisa menggeneralisasi bahwa seorang entertainer masuk ke ranah politik, lalu di politiknya tidak akan jalan,” katanya.
Dia mengatakan banyak contoh penampil yang masuk dunia politik kemudian memiliki pemahaman yang baik soal tata kelola pemerintahan.
“Banyak juga yang berhasil, seperti yang saat ini ada di DPR, banyak entertainer yang ada di sana. Saya pikir juga beliau-beliau sangat berhasil. Jadi, tergantung kepada individunya,” ujarnya.
Selain itu, dia mencontohkan sosok Ronald Reagan yang berawal dari dunia hiburan kemudian bisa menjadi Presiden Amerika Serikat.



















































