jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan mempercepat renovasi sekolah di Pidie Jaya, Aceh, agar proses belajar mengajar bisa segera pulih.
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra itu menyampaikan instruksi tersebut kepada Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya saat meninjau kondisi SMA Negeri 2 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang masih dipenuhi lumpur mengeras akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025.
Tito pun meminta Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemkab Pidie Jaya segera menyampaikan data rinci sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat untuk segera direnovasi. Data tersebut akan diserahkan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.
Tito menegaskan renovasi SMA Negeri 2 Meureudu harus menjadi prioritas karena tidak ingin para siswa terus-menerus belajar di tenda darurat atau ruang kelas yang tidak layak.
Meski meminta para siswa untuk bersabar, Tito memastikan perbaikan gedung sekolah segera dilakukan.
"Ini (SMA Negeri 2 Meureudu) jadi prioritas. Itulah saya minta data dari TK, SD, SMP SMA (berikut) letaknya di mana," kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengaku sudah mengumpulkan dan menyerahkan data sekolah yang rusak karena bencana banjir di Pidie Jaya kepada Pemprov Aceh.
Kunjungan Kasatgas Tito Karnavian ke Pidie Jaya merupakan rangkaian agenda meninjau progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.






















































