jpnn.com, BOGOR - Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor untuk membahas kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Pembahasan mencakup kesiapan infrastruktur, dukungan anggaran, serta target prestasi atlet.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhamad Nur, menegaskan bahwa penyelenggaraan Porprov tidak boleh hanya bersifat seremonial.
Menurutnya, besarnya anggaran yang dialokasikan harus diimbangi dengan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami menekankan bahwa event besar ini harus memberikan feedback yang jelas, tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan dampak ekonomi bagi pelaku usaha,” ujar Fajar, dalam keterangannya, Selasa (10/2).
Dalam rapat tersebut, Komisi IV juga menyoroti sejumlah kendala teknis, khususnya terkait kelengkapan data dan dokumen pendukung.
Dispora diminta melengkapi laporan pertanggungjawaban hibah, kejelasan reminder venue, serta jaminan kesiapan atlet paling lambat pekan ini.
Fajar menambahkan, DPRD ingin memastikan visi “Bogor Sehat” dapat terwujud melalui pengelolaan fasilitas olahraga yang memadai serta dukungan terhadap keberlanjutan karier atlet setelah Porprov.





















































