jogja.jpnn.com, BANTUL - Insiden ledakan mercon kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Bantul. Dua pemuda dilaporkan mengalami luka-luka setelah bubuk mercon yang tengah mereka rakit meledak di Desa Srigading, Kapanewon Sanden, pada Minggu (22/2).
Peristiwa bermula saat korban berinisial F (19) dan A (18), keduanya warga setempat, tengah meracik petasan. Menurut keterangan Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, F diketahui membawa bubuk mercon seberat 4 ons.
Keduanya kemudian memasukkan bubuk tersebut ke dalam plastik yang dicampur dengan batu-batu kecil. Nahas, saat sedang mengikat plastik kedua, ledakan hebat tiba-tiba terjadi.
"Saat mercon kedua belum selesai ditali, terdengar bunyi ledakan yang keras hingga menyebabkan plafon, kaca jendela, serta lantai rumah retak," ungkap Iptu Rita.
Kerasnya ledakan tidak hanya merusak konstruksi bangunan, tetapi juga mengenai tubuh kedua korban. Warga yang mendengar suara dentuman segera menuju lokasi dan mengevakuasi korban.
Saksi mata langsung melarikan F dan A ke RSUD Saras Adytama menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Bangunan rumah mengalami kerusakan pada bagian plafon yang runtuh, kaca jendela pecah, hingga keretakan pada lantai.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait asal-usul bubuk mercon seberat 4 ons tersebut serta motif kedua remaja merakit mercon dengan campuran batu kecil.
















































