bali.jpnn.com, JEMBRANA - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jembrana dilaporkan naik berlipat.
Dalam satu tahun kepemimpinan Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), PAD Jembrana mengalami kenaikan sebesar 32,5 persen.
Berdasarkan data resmi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jembrana, realisasi PAD 2024 yang semula Rp184,50 miliar melonjak drastis menjadi Rp244.57 miliar pada 2025.
Pertumbuhan sebesar Rp59,9 miliar ini membawa realisasi PAD menyentuh angka 105,96 persen dari target yang ditetapkan, atau mengalami surplus sebesar Rp13,7 miliar dari target.
Bupati Kembang Hartawan mengatakan bahwa kenaikan ini adalah hasil dari bersih-bersih sistem dalam setahun terakhir.
Optimalisasi pendapatan daerah, cermat dan efisien dalam belanja serta mencegah kebocoran pendapatan.
Politikus PDI Perjuangan itu menutup setiap celah kebocoran pendapatan yang selama ini dapat menghambat pertumbuhan PAD.
"Saya instruksikan kepada seluruh jajaran, jangan main-main dengan pajak rakyat!
















































